Jump to content
Main menu
Main menu
move to sidebar
hide
Navigation
Main page
Recent changes
Random page
Help about MediaWiki
Special pages
Ensiklopedi Polahi
Search
Search
Appearance
Create account
Log in
Personal tools
Create account
Log in
Pages for logged out editors
learn more
Contributions
Talk
Editing
Pedi
Page
Discussion
English
Read
Edit
Edit source
View history
Tools
Tools
move to sidebar
hide
Actions
Read
Edit
Edit source
View history
General
What links here
Related changes
Page information
Appearance
move to sidebar
hide
Warning:
You are not logged in. Your IP address will be publicly visible if you make any edits. If you
log in
or
create an account
, your edits will be attributed to your username, along with other benefits.
Anti-spam check. Do
not
fill this in!
[[File:Media batu ak1k.png|thumb|300x300px]] '''Pedi''', Praktik ilmu gaib berupa mantra, simbol simbol atau menggunakan media yang dimantrakan<sup>1</sup>, dalam bahasa Gorontalo dikenal dengan sebutan ''pedi''. Kepercayaan terhadap ''pedi'' bagian dari budaya Polahi dan menyebar di kalangan masyarakat kampung hingga masyarakat kota di Gorontalo. Ilmu ''pedi'' diyakini dapat menyebabkan berbagai macam gangguan fisik dan psikis, seperti perut yang membengkak seolah-olah hendak pecah, nyeri dada yang akut, sakit kepala hebat, kondisi kerasukan yang menyebabkan tubuh terasa ingin terbang, sensasi mata seperti akan copot, hingga fenomena aneh seperti keluarnya benda gaib dari mulut atau tubuh (dikenal dengan istilah ''[https://kamusgorontalo.com/index.php?kategori=semua&kata=huhemo huhemo]'') dan gejala lainnya. Meskipun masih banyak masyarakat Gorontalo yang mempercayai keberadaan ''ilmu pedi'', terdapat pula sebagian masyarakat yang menganggapnya sebagai takhayul dan tidak mempercayainya sama sekali. Namun demikian, praktik-praktik terkait ''pedi'' masih dijumpai di beberapa wilayah dan dipercaya oleh sebagian kalangan masyarakat sebagai bagian dari warisan ilmu tradisional yang digunakan untuk sesuatu hal gaib. Salah satu do’a masyarakat ''Polahi'' yang diamalkan sebagai bentuk perlindungan diri dari gangguan ilmu hitam atau santet (''pedi'') : <blockquote>'''''Mo’ipokudu lati, botu lo pokudu lati''''' '''''Popoluwala to pinthu lo halawati (pohinggi bisa lo pedi)''''' '''''Pinthu lo halawati''''' '''''Popoluwalo to botu lo pokudu lati...'''''</blockquote> == Referensi == Andriliwan Muhammad dkk, 2023
Summary:
Please note that all contributions to Ensiklopedi Polahi may be edited, altered, or removed by other contributors. If you do not want your writing to be edited mercilessly, then do not submit it here.
You are also promising us that you wrote this yourself, or copied it from a public domain or similar free resource (see
Ensiklopedi Polahi:Copyrights
for details).
Do not submit copyrighted work without permission!
Cancel
Editing help
(opens in new window)
Search
Search
Editing
Pedi
Add topic